Photobucket
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label PUINK KEHIDUPAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUINK KEHIDUPAN. Tampilkan semua postingan

INI BUKAN PUISI

Ketika aku berjalan menuju Wc
Aku melihat seekor tikus terjebak di dalamnya
Seketika aku berpikir
Untuk segera menyiram dan membunuhnya
Agar dia merasakan Bau kotornya manusia


Suara itu jelas sekali ku dengar
bukan dari tikus itu sendiri
sang tikus sedang sibuk menyelamatkan dirinya yang terjebak
dan aku sedang menatapnya

Ohh,,ternyata dari hatiku sendiri
Dengan jelas Hatiku berkata' wahai jiwa yang tenang apakah dia wajib kau bunuh
Apa kah dia menyakitimu dan merugikanmu
dan apakah dia tak berharga nyawanya
bagaimana dengan keluarga si tikus itu yang cemas menantinya

Aku terkejut'...
lalu aku berjalan meraih sebuah plastik hitam
kuraih sang tikus yang terjebak berlumuran ketakutan melihatku
lalu aku lepaskan dia di Alam bebas

Sejenak sang tikus terdiam tidak berlari menjauh
Dia mendekati kakiku yang angkuh sebagai manusia
seolah berkata'
terima kasih telah percaya kata hatimu

semoga kelak kita berjumpa di lain cerita
dan dilain peristiwa
agar kelak kau bisa lebih bijaksana
sang tikus pun pergi dengan G'ontai'..


Inilah Aku

'belajarlah mengenalku dari sisi buruk ku
dan jangan pernah mengenalku dari sisi baik ku
'jika dirimu mampu niscaya'
dirimu akan menemukan cinta ku

karena dari situlah ketulusanmu membuat aku mencintaimu
dengan semua kecerdasanmu
karena jika hanya materi dimatamu
itu  hanya akan membunuhmu hatimu"

~5/sha/mindfreak~

PUINK

lepas dan terhempas
masa lalu adalah potret
jalan-jalan berliku
di seberang jalan

lari dan berlari terus tanpa lelah
berputar dan membanting semua
rasa sesak dan kesal di dada

'braakk..terjatuh
sebuah nisan di kuburan hati
ahh biarlah ku bangun kembali
kuburan terindah di hari esok

Jangan

jangan memaksa jika tak bisa
jangan menggangu jika tak sanggup
jangan mencoba jika takut
jangan bersedih bila sakit
jangan dan cukup berhenti sampai disini.
hati tidak mudah untuk dimainkan.
dan bukan untuk dimainkan.
cukup...

Lelah

rintihan hujan basahi dedaunan
jarak air mata dan air nanar terasa
melodi lirih mengalir bisu
usik semua anggota jiwa

jiwa sepi dalam dunia lain
hati pergi jauh dari raga
na.na..na..na..

kepingan demi kepingan
kusatukan dalam bingkai air luka
seolah asa tak lagi terasa