Photobucket
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label UNTUK TUHAN'GOD'ALLAH'ATAU SIAPAPUN NAMAMU ???. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNTUK TUHAN'GOD'ALLAH'ATAU SIAPAPUN NAMAMU ???. Tampilkan semua postingan

Sufi Yang menangis

wahai jiwa-jiwa yang tenang
wahai ruh-ruh yang tertidur
kenapa hari ini mendung kegelapan datang
sedangkan ayat-ayatmu berjalan dalam jasad ini

menahan dingin dari rintihan kelaparan
menangis sendu dari kematian
menjerit sakit bagai seorang pesakitan

kemana jalan yang terang
dimana letak dirinya bersemayam
bergejolak dan berontak sedih
memohon rasa ketakutan

kali ini demi detik-detik yang bergerak
demi waktu yang berputar dan demi ibu yang menyusui
kepedihan dan kerinduan ini harus terselesaikan
dengan tangisan-tangisan kerinduan

Mutiara-Mutiara Cinta

kemana harus kucari
kemana harus kudaki
dan kemana harus ku gali
wahai sinar yang menghangatkan jiwa

di bawah sombongnya langit
aku mencari jalan
sebuah arti dari ketulusan
mencinta dan di cinta

bukan atas nama cinta
atau sayap-sayap yang patah
bahkan sebuah romanpicisan
tapi sebuah kenyataan


Aku haus,dahaga dan lapar
ingin sekedar merasakan
hangatnya belaian yang selalu di banggakan
atas namamu Cinta

bagiku kau hanyalah Dongeng
yang menyayat urat kehidupan ku
kau banting aku,dan kau injak aku
seolah aku mahluk yang hina

aku cinta mencintai cinta dan dicintai cinta
namamu menjijikan sejijik aku melihat kotoran
dari seekor kerang laut di tengah lautan
ku congkel dan kulihat betapa murni

mutiara-mutiara cinta....

Seekor Garuda Bodoh

Garuda seekor burung maha raja
bertengger diatas pohon kemiskinan
dan bersarang di bawah penderitaan

Garuda seekor burung maha perkasa
bersayapkan kerapuhan
dan bersemai keraguan
bagai kokok ayam kampung

bukan...bukan..dan bukan
bukan garuda yang salah arah
tapi kecongkakan sebuah bangsa jelata
yang mengaku berbangsa satu dan bertanah air satu

heii.. burung bodoh .."!!!
lihat di sana sang raja tertawa
diatas tikar mewah berdarah manusia
manusia yang bodoh akan realita

kini aku berjanji
sebagai sumpah seorang pemuda
akan ku sembelih lehermu
dengan pisau keyakinan dan ketulusan

agar kelak kesombongan mu
tenggelam bersama suara pemberontak
pemberontak yang menangis
melihat saudaranya di cengkram mati kelaparan

PESAN KEMATIAN

Ini adalah nyayian sendu
dikala duka beradu pilu
getir dan goyah menabuh arah angin dunia

jeritan dan lolongan mata langit
membelah samudera jiwa yang kosong
kosong bak lumbung tak berpadi

jiwa ini adalah hasil karya imajenasi
raga ini adalah hasil karya cahaya suci
hanya diam termenung menanti
seolah menyambut sang penghujam maut

lantunan bait-bait kertas suci
bernamakan sang ilahi
menemani jalan setapak itu
menembus kehidupan baru

ini adalah coretan kegelisahan
bukan nyanyian kematian
sekedar penyejuk kebodohan
dari nafsunya sang syaitan

Untuk Tuhan' God' atau siapapun NamaMu

wahai malam yang diselimuti kegelapan
dan bulan yang bersembunyi dibalik awan
dan bintang yang meliuk jauh di angkasa
dan suara-suara jerit binatang malam

wahai dingin angin malam
jangan kau tusuk kulit mereka
kulit manusia-manusia di dunia
yang berjuang demi sebuah rahasia

yang menari di balik hati
yang di selimuti keikhlasan
dan di terangi cahaya ketulusan
memohon ampunan tuhan

menjerit lirih dan berteriak redam
yang ketakutan
dari sang pemilik kehidupan
karena cintanya yang maha sempurna

ampunilah ibu-ibu di dunia
dan ampunilah yang teraniaya
dan lindungilah pekatnya malam
dari goda nafsu dunia

hey wahai dirimu
sang maha kuasa dari kuasa
dan maha pemurah dari maha penyayang
dan maha pengasih dari maha pengampun


Ya' dirimu berbicara padamu tuhan
lewat tinta kesombongan dan kebodohanku
yang berlagak mencintaimu
tapi percayalah,'aku mencintaimu

bukan dengan Uang
bukan dengan shalat
bukan dengan zakat
dan bukan dengan segenggam impian surga dan neraka


tapi dengan ruh
ruh yang kugadai kepadamu
sebagai bukti
tak ada yang lebih dari yang terbesar

selain mencintaimu dengan caraku sendiri
jika ingin kau hukum aku
hukumlah aku
asalkan kau terima tulusnya cintaku kepadamu.'

amin'.