Photobucket
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Diantara Kosong dan Hampa

panasnya matahari melebur seluruh muka bumi
perih terasa menusuk kulit-kulit yang kusam
bercambuk cemas dan bimbang dalam jiwa
dalam pelik dalam diam dan dalam resah

ini bukanlah puisi hanya coretan sang mentari
berlalu waktu yang membiru
ditombak mata-mata langit yang cerah
mencengkram cakrawala membakar hati untuk hati

siang adalah lantunan kegelisahan dari hari
dan malam adalah bait kesunyian yang indah
menyanyikan gema-gema gelora
yang terlentang diantara pupus-pupus cinta sang peratap

Jejak Tarian Jiwa

Dimana saat dunia tek bercerita
tak ada lagi canda tawa membungbung tinggi
jalan-jalan trotoar diri semakin sepi
ditikam kesunyian malam yang dingin

cerita demi cerita
lembar demi lembar garis terlukis damai
dalam potret-potret pena kehidupan
antara bahagia dan luka menjadi tontonan yang biasa
itulah kehidupan

tarian itu terus meliputi siang dan malam
panas dan dingin,kemarau dan hujan
langkahpun semakin enggan beranjak
dari mata-mata pecinta dunia illah

seperti menyembunyikan sesuatu yang sulit dipahami
oleh samudera jiwa yang kekal
saat manusia semakin renta
akibat pikiran yang terracuni ketamakan
dan kegilaan yang tek henti-hentinya

Isyarat Kehidupan

jika aku harus memilih
aku akan memilih untuk diam
diam bagiku bukanlah emas atau berlian
diamku hanyalah hembusan udara yang melintang

hidup itu bagai irama musik klasik
mengalun pedih isyaratkan kesedihan yang sedang mengalir
bukan tanpa sebab badai menerjang karang dilautan
tapi riuh gelombang yang mengajaknya menari-nari diatas karang

kini malam menerjang kesunyian
tersenyum para malaikat kecil yang sedang menari
aku terenyuh dalam tatapan nanar diluar nalar
menyalin kata demi kata demi cipta dan cinta

aku mungkin kelak mati
tapi tidak tulisan-tulisan ini
meski tak berarti banyak tapi cukuplah untuk dikenang
selama masih ada yg membaca kata-kata ini
aku akan terus hidup,hidup melewati semua
ruang,waktu,dan takdir

aku bukan siapa-siapa
jika bukan karena sang maha lahirkanku kedunia
aku ini sampah dari puink-puink kelemahan
bukan pujangga dan bukan pula penyair
bukan Nabi apalagi seorang Wali

aku ingin mati dalam kenangan kehidupan
kehidupan yang berhembus membawa angin-angin syurga

Air Asia

Masih basah dalam benakku
ketika ciuman ku itu mendarat di keningmu
bagai pesawat yang membawa pesan untuk kau kembali
aku menangis lirih jauh setelah kau berlalu di hembus angin
kekar dan tegar wajahku abaikan semua di hadapanmu

Pesan dariku adalah teriakan suara malam
yang membawa pesan ingatan dan kerinduan
demi sang hari kutancap keyakinan
akulah yang akan mengisi jiwamu kelak
itu doanya sang pengemis kala itu

tak pernah kusangka
cerita bagai kisah kita yang terukir
berlalu bagai debu dan di hembas gelombang laut
kau berubah sejauh dari yang aku ingat
kau bukan orang yang aku kenal
atau mungkin aku yang tak bosan menunggu dirimu yang dulu


kini dan doa yang yang mengalir
akulah yang kemarin mencintaimu
dan esok,lusa pun mencintaimu
aku tidak merubah jalan sang maha kuasa
aku relakan dirimu dewasa dengan semua pemikiranmu

pergilah bungaku,pergilah
pergilah nyawaku,pergilah
pergilah hidupku,pergilah
aku ikhlas.

carilah makhluk tuhan yang kau inginkan
yang akan mengisi kesedihan dan kegembiraanmu
carilah laki-laki yang ikhlas merawat sakitmu
yang tulus menciummu dan memberimu semangat dan keyakinan.

aku telah mati
jangan cari dan inginkan aku kembali
karena hari ini adalah hari duka ku
karena telah kehilangan serpihan jiwaku
sayang...........

Puisi Depresiku

Bukalah matamu disaat aku masih bersamamu
bukalah hatimu disaat aku masih disampingmu
aku bukan melihat apa yang tak bisa kulihat
aku menatap apa yang ku lihat dengan tulus

suaraku mengetarkan ingatan getir hatimu
aku lelah dikala kau mencabik rasaku
aku pilu dan menangis dalam jiwa
karena cinta itu bukan alasan kau menyakitiku

kaulah duniaku
dunia didalam hayal dan imaziku
aku terdesak depresi cinta hanya cinta
ku tulis baitan cerita dalam puisi
sebagai kenangan kita di masa lalu
akulah depresi puisiku

ini yang terakhir aku katakan
ini yang terawal ku cinta
ku katakan dalam bintang-bintang malam
bintang malam kesepian
kesepian dalam diam

Nyayian Kesepian

aku jatuh cinta
dijalan yang salah dan dijalan yang sempit
aku jatuh cinta
di kala gemuruh hati beradu dengan suara ilalang yang bergetar

inginnya sebuah bulan atau sebuah matahari
tapi roda-roda cerita menyeretku kepangkuanmu
alangkah indah mistery sang penyayat kalbu
meringis mengais serpihan hati

segala gundah meredam jiwa
segala tanya mencampur seru
sejuta kalimat menghias kertas
bergoyang-goyang tinta dalam pena

cinta aku bosan
sayang aku jenuh
coba aku dirikan
tenda-tenda yang kupancang di dalam jiwa

Pengelana

seorang pengembara di tengah keramaian
kebinggungan mencari arah dan tujuan
Ini kisah pahit dunia alakhazam
keras bagai baja,lunak bagai keju

risau dan kegalauan adalah sahabat sejatinya
berjalan dengan Iman seadanya
jauh menerobos kegelapan hati
mengusik jiwa-jiwa yang sepi

tampak wajah lugu dan berdosa
segengam roti di mulutnya
di bagi dengan anak dunia yang sama kelaparannya
senyum tulus bagai ibu
menyeringai bagai malaikat menahan malu

tujuannya adalah dunia
dunia yang diciptakannya sendiri
dengan air mata bahagia dan air mata kesengsaraan

tuhan mungkin tersenyum
sang pengembara terus meliuk di antara manusia
berjalan dengan terpogoh-pogoh
menahan beratnya dosa para pekerja
pekerja yang tertawa di meja syetan
dan pekerja yang memakan rumput-rumput liar

Persembahan Cinta

Masih terus menghitung arah
saat tersesat mencari jalan keluar
kebinasaan di dalam angan ini
membius nafsu untuk terus melaju

jalan-jalan setapak berbatu
mengikuti arah mata angin
lelah,derap suara-suara kesunyian
hapuskan resah diri yang menghilang

ohhh,,malam
ohhh,,siang
ohhh,,bulan
ohhh,,matahari

kemana arah hembusan ini
sayap-sayapku telah lelah mengarungi
pekat di mataku
menerjang arah sang maha Dunia

kini aku ikhlas atas semua harmoni
mengalur rendah menelusup nurani
aku ingin tertidur di sebelah utara jiwa
saat itu gunug dan bukit adalah saksinya

KENSHI

Tak ada maksud ku tulis namamu
terbang malam ku bersama rasa
letih gundah merambah alam logika

sayang ...
malamku adalah malam serigala
di input dari data getar cinta
cinta sebagai mahluk biasa
tapi jauh menembus bayang-bayang alam cintamu

Cintaku memang tak setinggi langit
dan sayangku memang tak sedalam lautan
tapi tulusku jauh melayang menembus alam malaikat
jauh menembus alam bawah sadarmu
hingga saat kau terbangun yg kau lihat
hanyalah sebuah bayangan syetan
yang kan kau anggap mengganggu

aku apaadanya
sedang dirimu ingin ku adaapanya
aku bukanlah tuhan
menoleh dan berucap maka jadilah
aku jalan sempit diduniamu
yang akan membawamu ke mata air
mata air yg mungkin sedang kau cari

Sayang
aku hanya seongok daging yg tersusun
sebuah debu tak di pandang langit dan bumi
apa yang sedang kau cari
cintaku bukanlah cinta manusia biasa
cintaku di ini ku kumpulkan
dari cucuran airmata,dan keyakinan
untuk ku bangun dan kujaga
sebagai lentera di hatimu

Aku mencintaimu
tapi aku tak mencintaimu lebih dari tuhanku
aku hidup demi dia dan aku mati kepadanya
aku di sampinganya demi mengharap belas kasihnya
agar kelak kau mendampingiku menghadapnya

katakanlah sayang
Aku memang pembohong
mungkin aku juga bajingan atau keparat
bangsat,laknat bahkan mungkin terkutuk

tapi jujur ku sampaikan
kepada angin yg membawa rindu ku
aku selalu mencintaimu disetiap aku
mulai mengenang manisnya senyum mu
candatawamu serta tangis yg membawamu

aku ingin pergi dalam dekapanmu menghadapnya
entah kini,esok,lusa atau tahun-tahun berikutnya

Dirimu yang terbaik
kelak yang terindah yang aku cintai
hingga untaian kata ini lurus
menembus seolah tak ingin habis menulis

tapi aku adalah manusia biasa
letih,lelah dan risau adalah lahirnya
aku hanya ingin Kau
kau yang dulu_dikala bunyi
di handphoneku berdering
mengingatkan ku tuk bangun
melawan kerasnya hari-hari dan sengat mentari
yakinkan Hatiku yang kadang bergetar cengeng

sayang
seperti kata yang tersusun
semoga dirimu adalah bagian
dari tulang rusukku
yang kucari,.......

jika pun bukan
Kau tetap yang terindah
disisi dan didalam bagian hatiku
tuhan,allah atau siapapun namanya
akan slalu menjagamu
karena itu adalah bait-bait
yang ku hembuskan kepadanya disetiap
aku mengingatmu.

Ruh Para Pencarimu

kebahagian yang terlahir
adalah hasrat yang terbuai angan
terbang diatas cakrawala
meniupkan nafas-nafas dunia

Hitammu adalah putihnya dunia
putihmu adalah Hitamnya Nestapa
terbelenggu dalam Neraka jahanam
menjerit dan melolong kesepian

bisik dan dengar
langkah demi langkah berlalu
entah proses evolusi
atau sebuah kenyataan teoritis
tentang adanya kehidupan

trilogy ini
adalah jalan menuju kenyataan
jalan yang hitam bagi sang pembenci
jalan yang lurus bagi yang tulus

andai bumi adalah nenek
pastilah langit anaknya angkasa
kamu,aku,dia,dan mereka
adalah serpihan dari sebuah cerita

siapa di balik susunan tatasurya
siapa di balik kubur mayat-mayat tak berdaya
siapa di balik semua bencana
siapa di balik ini semua

KAU Tuhan!
aku berteriak lantang
pedih,meringis memohon belas kasihmu
bukan karena aku takut
bukan karena aku cinta
tapi karena aku tercipta dari bagian
cerita hidupmu sendiri

Takbir -Takbir Cinta

Kisah yang terlahir
pasti disebut cinta
entah sebuah berita duka
atau sebuah bahagia sementara

jutaan kepala tertunduk sujud
atas nama cinta
bukan atas nama keabadian
syair-syair melantun dari para pujangga
ayat-ayat mu pun diatas namakan cinta

sebuah penyembahan suci
kepada berhala yang disebut cinta
mengalun doa-doa dari sang pencinta
demi pujaan si mata jiwa
mengukirkan gelora takbir-takbir
bagai disebuah rumah ibadah
tertunduh haru seperti keledai
yang mengaggungkan ketidakpastian


Ini sebuah potret kenyataan dunia
tak ada yang abadi selain maha cinta
tak perlu bertakbir-takbir Ria
sebagai bentuk pemujaan yang tak nyata

hilang dan dengarlah saudaraku
dengarlah rintihan kepedihan ini
singkirkan angkuhmu itu
lihatlah disana tanah kering tandus
melahirkan bayi-bayi mungil lucu
yang mati dari kebencian cinta

aku bukan malaikat cinta
bukan pula iblis yang setia mencintai tuannya
aku adalah darah
Darah yang mengalir dari sebuah tangisan
tangisan keabadian
yang tergores dari takbir-takbir cinta

Theorama

Saat ku membuka sebuah kisah tua
deraian air mata menusuk kosongnya hampa
tulisan dan goresan
menjadi satu hal yang tak terjamah
oleh nalar-nalar manusia biasa

menari pena diatas kertas kehidupan
melayang angan menembus nirwana jiwa
terobang-ambing dilautan tuhanku
mencari yang tak pernah ku temukan
hingga sampai saat ini

malam sepi adalah ibuku
pekat kegelapan adalah ayahku
lolongan serigala adalah sahabatku
akulah yang terlahir dari jiwa yang sepi
jiwa yang terlahir dari belas kasih tuhan


pagi ini adalah pagi yang kemarin
dan tuhanku ini adalah tuhan-tuhan mu
sebelum dan sesudah kita tercipta
dengarlah Damailah dalam tidur panjang
sedamai angin utara menjelang barat
dan sedamai gemericik air di pegunungan

Tuhan Menangis

sang mentari melambaikan cahaya
bergemuruh angin menyambut pagi
alunan suara indah melantun indah
dari sudut sebuah desa kepedihan
seperti mengucap salam kematian

jarum jam enggan berjalan
menambah beban para pekerja
yang nyaris tak putus arang
demi penuhi mimpi di pagi hari


ilalang-ilalang adalah kau disana
merasa goyahnya tiupan angin
kasih putih dari ibunda
merasakan kerasnya kehidupan alam dunia

langit biru mencengkram cakrawala
bacakan ayat-ayat suci dari kitab para nabi
seolah memberi bukti
kesetian yang dianut sampai mati

tuhan hanya terdiam
menatap milyaran manusia
bagai buih dilautan bergejolak dan penuh riuh
seolah sibuk bagai pekerja
malaikat berlarian kesana kemari
memenuhi semua permintaan di doa_doa kaum usang
kaum yang memang sudah tersingkirkan sejak dari lahir

Demi Nama Cinta

tak pernah lagi aku dengar
suara gemericik air kalbu
semenjak kau buang aku ketempat yang jauh
jauh dari hatimu jauh dari jiwamu

aku memang sampah
bahkan aku mahluk tak berguna
hanya mencinta tak mempunyai harta
dan semua harta yang mewah

aku memang syetan
yang menelusuri semua relung jiwa mu
tak akan pernah satu bongkah pun
cinta yang tak ku beri padamu

kasih dengarlah janjiku
hari ini aku sampah dimatamu
dan hari ini aku menjijikan
biarlah itu aku adanya

tapi camkan baik-baik
kelak takkan ada gunung yg tak kudaki
dan takkan ada lagi laut yg aku selami
semua akan ku bawa di hadapanmu
dan kelak kau akan menangis pedih
bahkan sangat pedih hingga langit pun menangis
ketika kau tahu semua hanya untukmu

Aku Bukan Penyair

Apa yang kau cari ?
jika hujan terus turun dari mata langit
Apa yang kau mau ?
jika cinta tak pernah tercipta
tentu Adam dan hawa hanyalah dongeng belaka

Aku bukan penyair!
dan aku bukan pujangga
diam dan dengarlah coretan hati dari hati
ke hati untuk hati dan hati punya hatinya hati

Ini bukan Romanpicisan Gibran
Ini bukan Aku sang chairil
Ini jiwa dari kisah kepiluan
yang di peluk kepedihan
dan lagu kesakitan

Aku bukan tuhan
aku juga bukan Nabi
bahkan aku bukan malaikat
apalagi seorang Iblis

Aku yang kau cari
dalam puink-puink kemunafikanmu
dalam bait-bait kata palsumu
tergores,tercabik,tertusuk,tersayat
terpukul,terhujam,dan tertikam
semua Aroma yang kau sebut cinta

Aku akan berlari
tapi tidak kearah angin membawamu
aku akan berlari
tepat di dalam kisahku
kan ku ceritakan pada dunia
betapa beracunnya hatimu
karena aku tak Ingin
Sakit yang ada menjadi Virus malapetaka
bagi orang yang tulus mencinta
seperti aku punya aku kepadamu dirimu
untuk hatimu dan untuk jiwamu

Lagu Kesunyian

Ada rindu disini
selalu kutemukan dalam kesepian panjang
didalam kesendirian menahan pedih air hati
menduka untuk orang yang tak punya cinta

alam bersorak,langit menangis
awan bearak, angin menghembus bisu
membawa kabar kepedihan ini
semakin terdengar sampai kelubuk nurani

wahai malam
yang kujadikan siang
wahai siang
yang kujadikan malam
dimana bintangku kau gantung
dimana bulanku kau sembunyikan

seolah menangis dalam kepalsuan
tertawa dalam remuk tepukan cinta
jikalau ini berarti
aku ingin esok kembali
dengan sayap para malaikat menerbangkanku
menuju langit-langit cinta
akan kurobek setiap nama
yang tertulis didalamnya
aku MaraH...

Demi Satu Cinta

Berlapis doa telah kupanjatkan
disetiap percikan air yang membasahi kelopak mata
berjuta lagu telah kunyanyikan pagi dan malam menjemput
tak pernah kuingkari serpihan hati ini
walau telah tercerai berai oleh bimbang dan asa
membuatku hanya menatap kekosongan jiwa

satu cinta yang ku bangun
melintas terjar bebatuan gunung berbukit
berterbang asa dan hampa di cakrawala
mengetuk nada,mendayu-dayu suara cinta
hujan sedari tak pernah berhenti
membasahi ladang-ladang penuh kekosongan hati

kini ku berjalan dan esok ku berlari
mencari kepastian walau di seberang kematian
maafkan aku
aku tak bisa terus mencoba menahan badai
karena ini mengerus semua kelopak bunga hatiku
kutak ingin hancur dan layu sebelum berkembang

Bukanlah

Mencintai;

BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..

BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..

BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...

Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi
menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..

Akan tiba saatnya di mana kamu
harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia,
apabila kita melepaskannya.

Ijinkanlah

ijinkan aku mempersembahkan jiwaku
untuk kau sayangi

minum darah ku jika itu membuat kau bertahan hidup.
tinggalkan aku jika itu bisa buat kau bernafas kembali.

lari dan larilah...
kejar semua inginmu.
aku...
disini menatapmu dan menjagamu
agar kau tak terjatuh.

ijaklah kepalaku jika
kau bisa melompat lebih tinggi
pukulah aku jika kau tersakiti

caci makilah aku
jika aku rendah ntukmu
jangan hiraukan aku.
aku masih tersenyum kepda mu.

tapi jangan kau hancurkan impian ku
karena itu membunuh ku.

aku persembahkan ingatan terakhir
agar kelak kau sadar
diriku bersamamu..
dan jiwa ku tetap bersama mu.
karena itu janjiku dulu.

Musim Gugur

retak menepi di pinggir laut
senyum di sapu buih di dinginya malam
menebar kabar keseluruh pelosok arah angin
tentang duka dan luka yang masih melengkung dilembah senja
mengepung hati yang sudah basah dengan air mata

tak ada yang tersisa dari desir-desir angin
ditikam perihnya belati tentara-tentara cinta
menunggu tanpa kata hingga lelah terus bersama
entah itu adalah jawab sang waktu yg lewat tanpa rasa

pada pekatnya gulita hati ini
pada galau gundah dan nestapa
batu yg terbenam di hatiku
takk mampu ku goreskan namamu
entah menyesali nasib atau bukan
tapi ini sebuah potret kenyataan..

ini musim gugur hatiku
segugur para prajurit cinta
yang mati tanpa asa
dan pergi tanpa kata

Sebuah Pengakuan

betapa agung karunia cinta
melelehkan kerasnya hati
menyemai ladang-ladang ruh nurani
syukur padaMU tuhan

untuk setiap tarikkan nafas yang kau beri
hingga sampai saat ini aku masih bisa
mengeja kalimat namamu dengan benar

damaikan hati ku
dalam dekapan mu ya tuhan
dalam rengkuh kasih sayangmu
dalam diam amarahmu
dan dalam kepenatanmu melihat tingkah pola ku

segala dan selamanya
hanya untukmu aku sembahkan yang ku punya
aku mengucap syukur tak terhingga
dalam dzikir tarikan nafasku mengingatmu

Mata Langit

"sebuah untaian mengalir tulus tanpa harap balasan"

"serangkai cerita memberi warna"

"selembut belaian sang ibunda"

"setenang hamparan samudera"

"dan sedamai pemakaman"



"tawa,tangis,suka,duka,curiga,ego,emosi
,mengutuk,pasrah,tulus,sedih dan luka"

terangkai sebungkus cerita hidup manusia
dari lahir smpai mati mereka mencari.
itulah arti cinta sejati.



seperti tuhan yang tersenyum
melihat indahnya ragam hasil karyanya.

bukan bangga tapi sebuah cinta
yang bisa hidupkan alam semesta.

DON'T

jangan memaksa jika tak bisa

jangan menggangu jika tak sanggup

jangan mencoba jika takut

jangan bersedih bila sakit

jangan dan cukup berhenti sampai disini.

hati tidak mudah untuk dimainkan.

dan bukan untuk dimainkan.

cukup........the end....

PEDIH

bagaimana aku
tak ku temukan semua yang melintang
bagai sayap-sayap patah sang khlil
bermata hujan jauh menusuk relung hatiku

andaikan semua ini selesai
aku akan selalu bersama nya
bersama menari-nari di kegelapan
dan meraung bagai kerasukan

tolonglah aku
berhentilah dalam jalan yang melelahkan
tanpa Arah dan tujuan dan arti sebuah kehidupan
aku akan terus berjalan hadapi
semua labirin yang membuat aku seperti
kehilangan arah di dunia ini

AKU INI ADALAH DIRIMU

kesedihan adalah lagu penyesalan
dan penyesalan adalah karya sebuah luka
bagai sayap-sayap patah kahlil
aku berjalan diatas tumpukan pecahan kaca

ku takkan berlari ke laut
aku bukan chairil
aku akan terus berjalan lurus
karena aku manusia yang terlahir
dari sebuah penderitaan cinta

ku takkan teriak
ku takkan remuk redam
dan ku bukan binatang jalang

aku adalah aku
yang hadir di mimpi-mimpi yang paling buruk
dan aku membawa segelas air suci
untuk di minum siapapun

biarlah aku mencintai dengan caraku sendiri
hadir sebagai iblis dan pergi sebagai malaikat
aku tuliskan lagu-lagu perih
aku nyanyikan lagu-lagu kesengsaraan


tuhan ku aku
tolonglah hamba
benamkan hamba dari luka ini dan angkatlah
setinggi-tingginya
setinggi kau punya tinggi

tuhan ku aku
berilah aku ilmu
untuk mengajarkan manusia-manusia
yang keras bagai baja tapi lunak bagai mentega

tuhanku aku
bimbinglah aku
dijalannya para pendahulu
yang tak pernah sakit dan tersakiti jiwanya

tolonglah..tolonglah...AKU

Goresan Kejujuran

kutuliskan hari ini dengan mendung
tidak ada kabut yang menghalangi gundahku
cintaku di ujung perih
karena mencintai seorang jasad manusia

kisah ini kisah dari kisahku
yang lahir dari sebuah ketulusan
mencintainya membuatku bahagia
dengan segala kekurangan yang dia bawa

andai dia tahu aku cinta
bahkan langit pun menangisi nasib ku ini
yang terpaut cacian dan makian yang kau ciptakan
aku gila,sungguh-sungguh gila

berhala yang ku sembah hari ini
akan ku hancurkan dan ke benamkan selamannya
berhala cintamu membuat aku lelah
badan kurus dan otakku habis untuk berpikir

kau dan duniamu
pergilah aku ikhlaskan kau bersama yang lain
sebab aku tak ingin menuai sebuah petaka
petaka kesedihan dan kepiluan
yang selalu bersujud di bawa cintamu

kali ini ku pasrahkan
segala proses kehidupan
aku akan terus berjalan
karena kau takkan bisa hentikan langkahku
ini akhir cerita kisahnya kisahku
bangkit dari sebuah luka,luka yang teramat pedih
karena tlah kau sia-sia kan

selamat tinggal
selamat jalan kekasih
aku pergi tuk selamanya dari cerita takdirmu
aku tak kan kembali sekalipun takdir menyatakannya
aku akan jauh-jauh pergi
kelak ku buktikan dan membawakanmu sebuah
penyesalan yang akan teramat menyayat akal sehatmu

selamat malam

Takbir Cinta

bergemuruh dalam riuh
jauh_menjauh disana
bergema dari ujung_ujung dunia
tak terkecuali satu makhluk yang bernyawa

tawa,duka,suka,derita,amarah
kemunafikan,kebohongan dan ketulusan
semua adalah emosi imajenasi takbir
mendengungkan irama,irama kecil
dalam hati
namun keras terdengar nyaring diangkasa
terbang membawa sebuah pesan
seolah berkata inilah kenyataan

tak terkecuali si buruk rupa
atau si tampan penuh pesona
atau seorang pecundang cinta
bahkan si cantik jelita
mereka bertakbir atas nama cinta


wahai tuhan ?
inikah formula yang dirimu ciptakan
bagi kami pemilik semesta hati
untuk mengakui kebesaranmu
sungguh aku merasa angkuh
telah menduakan dirimu
dengan sesuatu yang tak nyata olehku

demi nama mu
sebutlah ini inginku
ini takbir cintaku
dikala kau melihat dikala kau mendengar
dan dikala kau sibuk dengan semua urusanmu
tapi detik dentuman jantung dan nafasku
tak kan terhenti mulai kini
untuk tetap bertakbir sampai aku tak pernah tercipta
kembali.

Neraka Cinta

Dentingan itu masih saja bernyanyi
seperti waktu yang bermusuhan denganku
tanpa jawab dan kepastian
kau benamkan aku dalam ruang gelap
penuh dengan jalan_jalan kematian

aku terdiam didalam dunia asing
hanya ada darah tulus bahagia sejenak
menemaniku menelusuri ruang gelap
yang telah kau ciptakan dulu

sampai kapan aku bertempur
sebagai ksatria yang lari dari perang
sampai kapan ku menunggu angin barat
membawa tiupkan nafas mu
yang kau hirup di kala sepi

hampa mengulung jiwa ku
samudera hatiku mendesir
mendidih di neraka cintaku

bunuhlah aku
biarkan aku bebas dari derita ini
dan biarkan aku terbang ke mana aku mau
coretan sebuah kisah ini
telah dituliskan tuhan untuk kita
janganlah dijadikan alasan
untuk dirimu memenjarakan jiwaku

Jiwa Yang Hilang

waktu telah membungkus semua relung hatiku
langit cerah mencakar angan bearak kesana kemari
setiap detik berlalu bagai
desingan peluru yang menghujamku
ditengah hebatnya perang hati dan logika

tersisa atau tidak sampai hancur peluhku
tak ku dapati semua jawab darimu
selain hembusan angin yang berlalu
entah sampai kapankah
aku harus mencium bisik pengakhiran
dari semua kehampaan ini

yang kutahu
ku hanya menggiring cinta ini
seperti domba tanpa tuannya
tapi inilah aku
aku percaya tak akan ada
kata bersalah untuk
selalu mencintai cinta yang ku yakini

SIAPAKAH KAU

apakah kau hanya hembusan angin
yang sebentar menampar wajahku ?
apakah kau hanya bayangan
yang sekejap hinggap di dadaku ?
apakah kau hanya imazi
yang membungkus dunia khayalku ?

apakah kau benar_benar kau
yang membuat aku semakin gila

kau hanyalah kau
yang yang membisu dalam bayang semu
inikah arti cinta dan hatimu
sekilas datang dan sekejap berlalu

SANG MAHA CINTA

kupetik tangkai kehidupan
saat dirimu menciptakan
aku terlahir tanpa selembar agama
apalagi sebuah pencerahan

mungkin benar aku tercipta
sebagai buih di atap dunia
wahai cinta demi namamu
aku ikhlas berjalan di tengah padatnya manusia

agamaku adalah keyakinan
ibadahku adalah nyanyian cinta
iman ku adalah pikiran ku
kiblatku adalah arah tutur langkah pendahulu ku

aku bukan islam,yahudi,nasrani,majusi atau apalah
aku adalah dirimu dan dirimu adalah tunggal
caraku cara iblis
dan jalanku jalannya malaikat
yang selalu memainkan dawai_dawai kehidupan

aku takkan tersesat dan takkan menyesatkan
karena agamaku agama kehidupan
bagai para nabi yg maha mulia
bermain dengan kitab_kitabnya

aku akan slalu abadi
tapi tidak jasad busuk ini
aku akan menari dan berdendang
di depanmu wahai sang maha cinta
aku mencintaimu
mungkin diluar batas para manusia
tapi inilah aku khalifah
bagi diriku sendiri

Di Ufuk Timur

cintaku ini cinta sepotong roti
yang kan memberikan mu tenaga
di setiap hembusan nafas hidupmu

cintaku ini cinta sebatang lilin
yang kan memeliharamu di dinginnya hati
dan menerangimu di dalam pekatnya nafsumu

cintaku ini cinta illahi
yang mengajarkanmu dari kebodohan
dan membawamu dalam keabadian hakiki

cintaku ini cinta seorang ibu
yang kan menemanimu dalam kerasnya duniawi
dan merawatmu dari  kelelahan hari demi hari

cintaku ini cinta alam semesta
yang memberimu sebuah pengabdian
dari liarnya sikap dan angkuhnya jiwamu 


percayalah kepadaku
dan yakinlah kepada sang maha cinta
bahwa sesungguhnya akulah mataharimu
di Ufuk timur hatinya jiwamu

SANG PEMBERONTAK

lamunan sang pemberontak
terhanyut dalam sungai_sungai kelelahan
tertumpah tangis dalamrelung hati
mengeram kebencian yang teramat sangat

terik mentari membakar otak
yang memang sudah kusut akan hari
menyaksikan sebuah kemunafikan
yang tumbuh subur bak jamur di musim semi

di genggamnya senjata dari hati yg terluka
seakan maut berteman dengan keabadian
melangkah ragu namun pasti
telusuri setiap lorong_lorong yg teramat sepi

hari ini kelak aku berontak
kata itulah yg ada di otak sang pemberontak
bagai doktrin para pembesar kebohongan
melangkah dan terus saja melangkah

sesampai di lorong gelap
syetan_syetan menari dalam benaknya
trus melangkah walau hasilnya tetap sama
kalah atau bahkan mati
didalam bayang_bayang kesepian yg teramat sunyi

Kunang_Kunang Malam

seperti bintang dilangit
kau lari kesana kemari
kudekati kau menjauh
ku tangkap kau menghindar

sang kunang_kunang malam
menarilah mencari nafkah
berilah pijarmu pada kedua anakmu
agar kelak mereka menjadi mentari

aku bukan tuhan
dan aku bukan malaikat
aku takkan menyakitimu
dengan menghakimi mu sebagai mahluk malam

aku duduk disini
bukan sebagai kahlil ghibran yang meratap
dan bukan pula sebagai chairil yang meradang
tapi aku sedang melihat indahnya kegelapan
yang menyelimuti cahaya dibalik sorot matamu

kemarilah_duduk disampingku
wahai kau kunang_kunang
mari kita bercerita pada dunia
betapa sombongnya kenyataan
yang harus terisi penuh dengan kelaparan

coretanku coretan ceritamu
kisahku kisah hidup para syuhada
yang berjalan dalam remangnya kejahatan manusia
tapi
tak apalah besok aku dan mereka akan dijemput juga
oleh dia algojo maut yang slalu menatapku kecut.

berjanjilah kunang_kunang
katakalah jika aku t'lah tiada pada mereka
bahwa aku bukan manusia
tapi aku selembar ikatan dunia
yang tergores penuh luka
tapi kuat bagai jagad raya

Sepenggal kata terakhir

mulutku terkunci saat kau menangis
darahku bergejolak saat kau marah
pikiranku terbang sejauh burung alang_alang
apa yg terjadi ?

kau diam tak membisu
kau pandangi dinginya kulitku
kau raba setiap tetesan air mataku
kau diam dalam heningnya kesedihan

yang ku lihat tak kau lihat
yang ku genggam tak kau genggam
yang cium tak kau rasakan

heii..heii.. aku menjerit keras
lihat aku berhentilah menangis kasih
air matamu telah kering sekering sahara
tatap aku sayang,lihat aku disini

kau masih terus asik dengan tangismu
seolah air mata adalah takdirmu
aku duduk dan terdiam

suara_suara bersayap mendekatiku
mengajakku terbang kenegeri yang jauh
tidak,aku jawab...,..
jangan bawa aku pergi
biarkan aku terdiam dalam peluknya

waktu adalah takdir
telah tergores untukmu wahai jiwa yang tenang
suara itu membimbing aku kearah tuan nya

baiklah,...
biarlah aku sedikit tersenyum kecut
untuk mencium dia
jagalah dia dalam malam mimpi_mimpinya
dan dari kejahatan yang datang di kala malam
wahai mahluk yang bersayap indah

PENCIPTAAN (syurga dan neraka)

manusia tidak pernah ingin disamakan dengan syetan
padahal sikap dan nafsunya
sudah melampui batas kemampuan syetan itu sendiri
syetan hanya menyesatkan manusia
sedangkan manusia itu lebih sesat menyesatkan
dari pada syetan yang bersembunyi di bilik hatinya

jikalau dia berpikir dengan lautan jiwanya yang luas
dia mampu melemahkan syetan dengan ilmu imannya
bukan dengan keangkuhan dan keegoisan nafsunya

jika hanya neraka yang ditakutkan
mengapa kau ciptakan neraka dengan tanganmu sendiri
lalu menyalahkan syetan yg jelas bersembunyi

mengapa kau inginkan syurga
jika ditanganmu syurga hanya sebuah mimpi belaka

penciptaan syurga dan neraka berawal dari hati
jiwa,mata,mulut,telinga,tangan,kaki dan pikiran
lalui kau hiasi api neraka dengan nafsu
kau bumbui syurga dengan hayalan mu

tuhan tak pernah meminta untuk di akui
dan tuhan tak pernah memohon untuk ditakuti
tapi dia mengajarkan cara berbakti
sebuah arti mencintai

~sha

Bayangan Cinta

tak ada satupun manusia yg bersalah
selain dr kebodohan mengutuk dirinya sendiri.
berhentilah menangis dan berhentilah meratap
agar mendapatkan belas kasih tuhan
untuk rasa sakit yang kau miliki.


terimalah dan nikmatilah setiap detik irama sakit itu
dan menangislah di saat tuhan sedang memperhatikan yg lain.
agar dia tersenyum bangga kepadamu
bahwa benar kau wanita yang Kuat dan tangguh.

wanita yang kuat adalah wanita yg tahu seberapa besar kelemahanya
dan seberapa tangguh kekuatannya.

jika kau inginkan cinta datanglah kepada pemiliknya
dan katakan padanya kau membutuhkannya,
jika ia memberikan berarti dia tahu kau membutuhkannya.
jika tidak ia berikan ia tahu kau hanya menginginkannya.

datanglah kepadaku
kelak aku akan mencintaimu
seperti butir _butir buih dilautan
hingga kau jenuh mencintaiku"percayalah

Doa Sang Malaikat kecil

sampai kapankah hujan terus turun
lelah rasanya mata langit menangis
angin terus berhembus kencang
menembus bayang-bayang kehidupan

lagu ini lagu derita seorang pecinta
dari rapuhnya gelora hasrat membiru
dari lemahnya sayap sang mentari diufuk barat
bagai anak domba kehilangan arah

demi jiwa yang terkoyak
bait-bait syahdu membungbung tinggi
suara-suara penyerumu telah di perdengarkan
maka ampunilah dosa jiwa-jiwa yang hilang

PEREMPU@N

kucintai caraku mencintaimu
kupahami setiap dawai piano hatiku
kurentangkan dada malaikat maut
tak goyah menemanimu

meski kau lukai,meski kau hadirkan sebuah cerita kepedihan
selalu dalam hidupku kutulus menemanimu
tak pernah terlintas kau sekejam syetan
 tapi tak apalah itu sistem yg mengatur sang tuhan

hari ini,besok,dan seterusnya
kan slalu ku dendangkan nyanyian-nyayian ketulusan
wahai para wanita kehausan duniawi
kan ku tusuk mata hati kalian
dengan kenyataan diri kalian

hiduplah dengan kemuliaan kalian
tentramlah dengan kesucian kalian
raihlah asa dari manja kalian
sungguh kalian sempurna

seindah jemari ibu ku
setulus senyum ibuku
dan setegar batu karang hati dunia
tak ku rela menyakiti
biarlah aku yg tersakiti asalkan kalian selalu tersenyum
bagai angin utara membawa nafas mentari

aku ikhlas dengan semua
garis takdir yang meraja seolah ku tak layak di cinta
karena aku laki-laki bodoh dan tak berdaya
melihat kuatnya sebuah cinta menipu daya irama jiwa


kini ku mengerti
keikhlasanku untuk menerima semua cerita narasi takdir
asalkan kalian sadari kalian adalah mahluk yang indah
tak ada dan takkan tercipta selain dari ketulusan kalian
semua kebaikan di alam semesta ini.
percayalah...


Untuk Sebuah Renungan

kenapa harus takut matahari yang menyengat
jika sinarnya memberi kehidupan ?
kenapa harus takut pekatnya malam
jika kensunyianya menentramkan ?

berlarilah sekencang angin topan jibril
dan berteriaklah selantang terompet israfil
tersenyumlah setulus iblis
dan bernyanyilah seolah menang dalam perang

guru Mu,Aku dan mereka adalah Tuhan,para Nabi,kitab Samawi,Iblis, malaikat
 dan manusia-manusia yang rahmatan lilahi allamin
jangan kau belajar dari gurunya manusia yang laknat
selaknat syetain yang bersembunyi di bilik-bilik hati mereka

jalan panjang dalam hidup
adalah arti sebuah penciptaan kehidupan
siapa dirimu?
dari mana kau berasal ?
kemana kau kan kembali?
dan untuk apa kau di ciptakan ?

jangan kau tutupi telinganmu dengan nyanyian kesedihan
sebodoh keledai yang terjebak dalam lubang yang berair
dan jangan kau buta dengan mata jiwa yg terpancar dari ruh
meniupkan kebenaran kekuasaan sang maha tuhan

hari ini kau hidup dan besok kau kan mati
jasadmu terbelenggu belatung dan cacing kesalahan
dari kesesatan cinta maha kuasa
yang rela melahirkan penciptaanmu atas alam semesta

asah otak mu dengan ujian
ujian kehidupan rakyat miskin dan jelata
agar terbuka dan terbang ruh mu
menembus langit ke delapan.


Sufi Yang menangis

wahai jiwa-jiwa yang tenang
wahai ruh-ruh yang tertidur
kenapa hari ini mendung kegelapan datang
sedangkan ayat-ayatmu berjalan dalam jasad ini

menahan dingin dari rintihan kelaparan
menangis sendu dari kematian
menjerit sakit bagai seorang pesakitan

kemana jalan yang terang
dimana letak dirinya bersemayam
bergejolak dan berontak sedih
memohon rasa ketakutan

kali ini demi detik-detik yang bergerak
demi waktu yang berputar dan demi ibu yang menyusui
kepedihan dan kerinduan ini harus terselesaikan
dengan tangisan-tangisan kerinduan

Mutiara-Mutiara Cinta

kemana harus kucari
kemana harus kudaki
dan kemana harus ku gali
wahai sinar yang menghangatkan jiwa

di bawah sombongnya langit
aku mencari jalan
sebuah arti dari ketulusan
mencinta dan di cinta

bukan atas nama cinta
atau sayap-sayap yang patah
bahkan sebuah romanpicisan
tapi sebuah kenyataan


Aku haus,dahaga dan lapar
ingin sekedar merasakan
hangatnya belaian yang selalu di banggakan
atas namamu Cinta

bagiku kau hanyalah Dongeng
yang menyayat urat kehidupan ku
kau banting aku,dan kau injak aku
seolah aku mahluk yang hina

aku cinta mencintai cinta dan dicintai cinta
namamu menjijikan sejijik aku melihat kotoran
dari seekor kerang laut di tengah lautan
ku congkel dan kulihat betapa murni

mutiara-mutiara cinta....

Seekor Garuda Bodoh

Garuda seekor burung maha raja
bertengger diatas pohon kemiskinan
dan bersarang di bawah penderitaan

Garuda seekor burung maha perkasa
bersayapkan kerapuhan
dan bersemai keraguan
bagai kokok ayam kampung

bukan...bukan..dan bukan
bukan garuda yang salah arah
tapi kecongkakan sebuah bangsa jelata
yang mengaku berbangsa satu dan bertanah air satu

heii.. burung bodoh .."!!!
lihat di sana sang raja tertawa
diatas tikar mewah berdarah manusia
manusia yang bodoh akan realita

kini aku berjanji
sebagai sumpah seorang pemuda
akan ku sembelih lehermu
dengan pisau keyakinan dan ketulusan

agar kelak kesombongan mu
tenggelam bersama suara pemberontak
pemberontak yang menangis
melihat saudaranya di cengkram mati kelaparan

PESAN KEMATIAN

Ini adalah nyayian sendu
dikala duka beradu pilu
getir dan goyah menabuh arah angin dunia

jeritan dan lolongan mata langit
membelah samudera jiwa yang kosong
kosong bak lumbung tak berpadi

jiwa ini adalah hasil karya imajenasi
raga ini adalah hasil karya cahaya suci
hanya diam termenung menanti
seolah menyambut sang penghujam maut

lantunan bait-bait kertas suci
bernamakan sang ilahi
menemani jalan setapak itu
menembus kehidupan baru

ini adalah coretan kegelisahan
bukan nyanyian kematian
sekedar penyejuk kebodohan
dari nafsunya sang syaitan

Untuk Tuhan' God' atau siapapun NamaMu

wahai malam yang diselimuti kegelapan
dan bulan yang bersembunyi dibalik awan
dan bintang yang meliuk jauh di angkasa
dan suara-suara jerit binatang malam

wahai dingin angin malam
jangan kau tusuk kulit mereka
kulit manusia-manusia di dunia
yang berjuang demi sebuah rahasia

yang menari di balik hati
yang di selimuti keikhlasan
dan di terangi cahaya ketulusan
memohon ampunan tuhan

menjerit lirih dan berteriak redam
yang ketakutan
dari sang pemilik kehidupan
karena cintanya yang maha sempurna

ampunilah ibu-ibu di dunia
dan ampunilah yang teraniaya
dan lindungilah pekatnya malam
dari goda nafsu dunia

hey wahai dirimu
sang maha kuasa dari kuasa
dan maha pemurah dari maha penyayang
dan maha pengasih dari maha pengampun


Ya' dirimu berbicara padamu tuhan
lewat tinta kesombongan dan kebodohanku
yang berlagak mencintaimu
tapi percayalah,'aku mencintaimu

bukan dengan Uang
bukan dengan shalat
bukan dengan zakat
dan bukan dengan segenggam impian surga dan neraka


tapi dengan ruh
ruh yang kugadai kepadamu
sebagai bukti
tak ada yang lebih dari yang terbesar

selain mencintaimu dengan caraku sendiri
jika ingin kau hukum aku
hukumlah aku
asalkan kau terima tulusnya cintaku kepadamu.'

amin'.

INI BUKAN PUISI

Ketika aku berjalan menuju Wc
Aku melihat seekor tikus terjebak di dalamnya
Seketika aku berpikir
Untuk segera menyiram dan membunuhnya
Agar dia merasakan Bau kotornya manusia


Suara itu jelas sekali ku dengar
bukan dari tikus itu sendiri
sang tikus sedang sibuk menyelamatkan dirinya yang terjebak
dan aku sedang menatapnya

Ohh,,ternyata dari hatiku sendiri
Dengan jelas Hatiku berkata' wahai jiwa yang tenang apakah dia wajib kau bunuh
Apa kah dia menyakitimu dan merugikanmu
dan apakah dia tak berharga nyawanya
bagaimana dengan keluarga si tikus itu yang cemas menantinya

Aku terkejut'...
lalu aku berjalan meraih sebuah plastik hitam
kuraih sang tikus yang terjebak berlumuran ketakutan melihatku
lalu aku lepaskan dia di Alam bebas

Sejenak sang tikus terdiam tidak berlari menjauh
Dia mendekati kakiku yang angkuh sebagai manusia
seolah berkata'
terima kasih telah percaya kata hatimu

semoga kelak kita berjumpa di lain cerita
dan dilain peristiwa
agar kelak kau bisa lebih bijaksana
sang tikus pun pergi dengan G'ontai'..


Inilah Aku

'belajarlah mengenalku dari sisi buruk ku
dan jangan pernah mengenalku dari sisi baik ku
'jika dirimu mampu niscaya'
dirimu akan menemukan cinta ku

karena dari situlah ketulusanmu membuat aku mencintaimu
dengan semua kecerdasanmu
karena jika hanya materi dimatamu
itu  hanya akan membunuhmu hatimu"

~5/sha/mindfreak~

PUINK

lepas dan terhempas
masa lalu adalah potret
jalan-jalan berliku
di seberang jalan

lari dan berlari terus tanpa lelah
berputar dan membanting semua
rasa sesak dan kesal di dada

'braakk..terjatuh
sebuah nisan di kuburan hati
ahh biarlah ku bangun kembali
kuburan terindah di hari esok

Jangan

jangan memaksa jika tak bisa
jangan menggangu jika tak sanggup
jangan mencoba jika takut
jangan bersedih bila sakit
jangan dan cukup berhenti sampai disini.
hati tidak mudah untuk dimainkan.
dan bukan untuk dimainkan.
cukup...

Lelah

rintihan hujan basahi dedaunan
jarak air mata dan air nanar terasa
melodi lirih mengalir bisu
usik semua anggota jiwa

jiwa sepi dalam dunia lain
hati pergi jauh dari raga
na.na..na..na..

kepingan demi kepingan
kusatukan dalam bingkai air luka
seolah asa tak lagi terasa

My life for my love

Here i am looking into the future
planning on how to get the picture
of love so pure that makes me so sure,
oh sweet love,like dew from above
coming down to sooth my wounds

and like the lark heralds daylight
that i may carry you beyond all bounds
to my hearts utmost delight.
This love,so blind and still so right
takes me through the darkest of nights

that i may awaken to find myself
as glorious as an elf
in this true picture of love
that is a gift from above.

Hate for waiting

I look into the sky
The numbers move so slowly
I wish that they would fly
The weight won't move at all today
And the wait is way too long
I am doing the best I can
To help move time along.

I can not control the numbers
On the clock or on the scale
I need to remember that they are things
And that I will never fail.
I hate to wait
For time to pass
Time to eat
To get some gas
Tick Tock of the clock

MATI

Apa yang dicari
saat mata tak lagi melihat
Apa yang di nanti
saat hati kian membeku

jangankan untuk berlari
berdiripun mungkin tak sanggup
mata hati telah terluka
oleh sekat angkuhnya angkara

jadi apa yang di rasa
jika kata tak lagi bermakna
jika jiwa tak lagi berkata
diam adalah jawabnya

karena mungkin saja
itu adalah waktu
yang membawa dalam relung
samudera nan biru

Lentera

semak belukar adalah hidupku
terasa tajam bagai pisau belati
inilah sebuah rahasia mata hati
diantara dirimu dan diriku


jika aku tak mampu
menjadi pelangi
maka jadilah aku mentari
dalam bias hidupmu

jika aku tak bisa menjadi alam
maka jadilah aku udara
di samudera jiwamu yang tenang
yang meniupkan kesegaran di kala dirimu sedih

inilah aku dan dirimu
yang terpisah jasad dan raga
yang tersembunyi di balik hati
diantara rongga dada pikiranmu
maka jadilah aku lentera jalan mu

Kesepian Dalam Diam

aku menunggu
seberkas cahaya di malam kelabu
tak terdengar canda dan sebuah tawa


malaikat ramah hembuskan angin
dingin dan terasa menyayat
mata hati mulai terkunci

gelak tak ada tawa yang menemani
kesunyian kehidupan ini
karena tuhan telah berjanji

kesepian membawamu kedunia
yang jauh dari kehidupan di dunia
yang tampak nyata tapi semu